Mengetahui Potongan Pada Slip Gaji

Hari gajian biasanya jatuh di akhir bulan dan awal bulan, namun juga tergantung pada kebijakan perusahaan tersebut.



Setiap perusahaan memiliki kebijakan dan system penggajian yang berbeda untuk karyawannya. Tapi pernahkah sobat menerima slip gaji? atau rincian penghasilan sobat secara detail?

Jika selama ini sobat tidak menerima detail rincian penghasilan atau yang dinamakan slip gaji, maka sobat diharapkan untuk memintanya kebagian HRS

Slip gaji ini sangatlah penting sekali sobat, bisa digunakan sesuai kebutuhan seperti pengambilan rumah, pinjeman uang ke bank dll.


Diluar dari kebutuhan tersebut, detail rincian slip gaji sangat berguna juga jika suatu saat ada kesalahan atau kekurangan pada gaji sobat.

Nah, dikesempatan kali ini Sundaku akan membahas tentang beberapa potongan yang biasanya sering dikenakan dalam perhitungan gaji sobat.

1. BPJS KESEHATAN
Pemerintah mewajibkan perusahaan di seluruh Indonesia untuk menjadikan karyawannya peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak awal 2015.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, besar iuran bagi pekerja penerima upah adalah 5% dari gaji/bulan, di mana sebesar 4% dibayar oleh perusahaan dan 1% dibayar oleh pekerja.

Contoh sederhananya:
Misalnya gaji sobat Rp. 4.000.000 maka iuran BPJS Kesehatan yang harus sobat bayar sendiri (dipotong gaji) Rp40.000 dan sisanya ditanggung perusahaan.

2. JAMINAN PENSIUN
Program ini sebenarnya untuk menjamin dan memperjelas nasib karyawan setelah pensiun. Besarnya potongan yang ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sekitar 3%, di mana 2% ditanggung perusahaan dan 1% ditangung pekerja.

Selain program jaminan pensiun oleh BPJS Ketenagakerjaan, beberapa perusahaan swasta juga memiliki program yang sama, dengan potongan yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.

3. JAMINAN HARI TUA ( JHT )
Program jaminan pensiun berbeda dengan jaminan hari tua (JHT). JHT merupakan tabungan dari pendapatan selama sobat masih aktif bekerja dan disisihkan sebagai bekal disaat sobat memasuki hari tua. 


Sedangkan jaminan pensiun adalah pendapatan bulanan untuk memastikan dasar yang baik bagi sobat ketika memasuki hari tua.

JHT bisa diambil sekaligus saat sobat memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau cacat tetap. Sedangkan jaminan pensiun diberikan secara bulanan setelah sobat memasuki masa pensiun.

Adapun untuk iuran JHT sebesar 5,7%/bulan, terdiri dari 3,7% dibayar perusahaan dan 2% dibayar pekerja.

4. PAJAK PENGHASILAN
Pajak penghasilan atau PPh 21 akan dikenakan kepada orang pribadi atau badan terkait dengan penghasilan yang diterima selama satu tahun, tapi hanya untuk karyawan dengan gaji di atas Rp54 juta per tahun atau Rp4,5 juta per bulan. Jadi kalau gaji sobat di bawah itu, tidak akan dipotong.

Pemotongan PPh 21 dilakukan langsung dari gaji dan dibayar setiap tahun sekali, biasanya pada awal tahun.

Bagi karyawan yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif PPh 21 yang dikenakan sebesar 5% untuk wajib pajak (WP) yang memiliki penghasilan tahunan hingga Rp50 juta. Sementara penghasilan Rp50 juta-Rp250 juta dikenakan tarif 15%.

WP dengan penghasilan Rp250 juta-Rp500 juta dikenakan tarif 25% dan penghasilan lebih dari Rp500 juta setahun dikenakan tarif 30%. Sementara bagi WP yang tak memiliki NPWP akan dikenakan tarif 20% lebih tinggi dibanding mereka yang memiliki NPWP.

5. JAMINAN KECELAKAAN KERJA DAN JAMINAN KEMATIAN
Potongan lainnya yang biasanya ada dalam slip gaji sobat adalah potongan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) oleh BPJS Ketenagakerjaan. Namun, potongan ini terbilang kecil. Kalau untuk JKK sebesar 0,24% dan JKM sekitar 0,3% dari gaji sobat.

6. KEHADIRAN
Ada perusahaan yang menerapkan potongan kehadiran. Jadi, jika sobat tidak bisa masuk kerja maka perusahaan akan memotong gaji sobat.

Kalau sobat sakit, sebaiknya menunjukkan surat dokter agar tidak dikenai potongan, atau setidaknya nilai potongannya diringankan. Besaran potongan tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Selain itu, ada juga perusahaan yang mengenakan potongan terhadap karyawan yang telat hadir atau cepat pulang. Besarannya juga tergantung kebijakan perusahaan.

7. KOPERASI
Ada juga potongan koperasi buat sobat yang kebetulan meminjam di koperasi kantor. Pemotongan ini akan dilakukan sampai sobat selesai melunasi utang sobat. Banyak karyawan yang lebih suka kasbon di kantor ketimbang di bank karena koperasi memberikan bunga pinjaman yang lumayan kecil.

8. LAIN-LAIN
Nah, ada juga perusahaan yang mencatat potongan lain-lain dalam slip gaji karyawan. Jika sobat menemukan keterangan seperti itu, sebaiknya sobat tanyakan karena perusahaan tidak menjelaskan secara spesifik.

Sobat perlu tahu apa yang dimaksud dengan potongan lain-lain karena itu adalah hak sobat, upah atas usaha sobat bekerja selama sebulan. Jadi, jika ada yang tidak jelas dan tidak transparan dalam slip gaji, sobat berhak bertanya dan mendapatkan penjelasan.

Semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa share ke teman/rekan kerja sobat ya.!

Terima kasih

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengetahui Potongan Pada Slip Gaji"

Post a Comment